Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

.....

.....

Wednesday, August 31, 2011

"Mujahadah~.." - 'abdillah




Usah kalian khuatir, yakinlah dengan janji-NYA...mungkin ini jalan yang terbaik bagi menjamin ‘keselamatan’ semua pihak...ada hati yang perlu dijaga...ada iman yang perlu di ‘upgrade’...ada jiwa yang kekosongan dan perlu pada pengisian...dan pengisian itu tidak dapat saya perolehi dari kalian, kerana hanya DIA sahaja yang mampu mengisinya...walaupun bunyinya agak ‘cliche’ bagi kalian, tapi tidak pada saya... (“I ought to make a move now or else,,,”)...semoga tiada yang berkecil hati atas keputusan ini...semoga kalian semua tenang dalam menghadapi gelora dunia...jangan kalian jatuh kedalam arus, sepertimana aku jatuh...percayalah, sakitnya tidak tertanggung, sehingga hampir saja membuat diri putus asa jika tiada iman didada...mujur ALLAH ada berfirman yang bermaksud,


"...dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir." (Yusuf: 12)

Dan tatkala bersendirian, aku teringat pula firman-NYA yang bermaksud,

"Apakah manusia itu mengira bahawa mereka dibiarkan saja mengatakan; "Kami telah beriman," sedangkan mereka tidak diuji? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta." ( Al-Ankabut : 2-3)

Ah..tiada alasan lagi utk aku menafikannya...kerana benarlah apa yg difirman-NYA...

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui." ( Al-Baqarah: 216)

Salam Ukhwah fillah...moga tiada hati dan iman yg  dicuri, tercuri, mahupun mencuri...
ALLAHUAKBAR~


Note: asif jiddan sbb post kali ni agak peribadi..apa pun, moga sahabat2 masih mampu mencari ibrah disebaliknya...=)



Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Tuesday, August 30, 2011

" Saat ratib cinta bergema..."- Abdillah


Saat Ratib Cinta bergema,
Aku tertunduk kaku,
Memikul labuhan dusta dan dosa semalam,
Merenung mencari kembali lambaian kasih-Nya,
Setelah melewati silam yang kelam suram.

Saat Ratib Cinta bergema,
Titis-titis air mata rindu mengalir lesu,
Terhimpit antara keluh kesah dunia yang tidak pernah sudah,
Merenung mencari kembali lambaian kasih-Nya,
Setelah silam durjana mematikan hatiku.

Saat Ratib Cinta bergema,
Terpaku aku di hamparan sejadah rindu,
Meniti sepertiga malam yang kaku bisu,
Menanti sinar cahayaNya menyuluh,
Suram hati yang gersang tanpa kasih-Nya.

Ratib Cinta akan terus bergema,
Tanpa jemu dan lelah,
Menanti pengampunan-Nya,
Kerana aku tahu Dialah segalanya.

Ya Allah,
Andai ini Ratib Cinta terakhirku,
Ampuni segala khilaf semalamku,
Ya Rabbi.
Ya Rabbi.




iluvislam..
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Saturday, August 27, 2011

" Dilamar, tapi masih ragu kerana..."- Abdillah


 

Alhamdulillah, hampir 3 hari dilanda badai, kini  mulai tenang…semoga ketenangan ini kekal demi kelangsungan hidup sebagai hamba-NYA yang faqir…semoga saja,insyaALLAH…

Hati…ia adalah raja dalam diri kita…jika ia rosak, maka rosaklah kesemuanya…hati sinonim dengan ujian kerana selain dari ujian berbentuk musibah, ujian hati adalah ujian yang besar dan sangat mencabar…


(Disempitkan…)


Ujian hati itu antaranya adalah, apabila seorang nisa’ itu dilamar oleh seorang rijal…maka bermula ‘sesi’ yang mana hati akan memainkan peranannya…hati yang suci, baik dan bersih, adalah mudah baginya utk ‘survive’ dalam ujian ini..sedang hati yang lalai dan kotor, ujian ini  ibarat batu yang menghempap diri…dan susah sekali ingin ‘survive’...tapi tidak pula ia mustahil…cuma perlu pada mujahadah yang kuat…


Dalam situasi diatas, ada 2 golongan yang boleh kita klasifikasikan..golongan pertama, golongan yang apabila dilamar, dia sudah bersedia utk itu…dan golongan kedua pula adalah golongan yang masih tidak bersedia dan sentiasa beralasan…(macam,,,lupakan..huhu)


Perbincangan kali ini lebih menjerumus kearah memberi peringatan, menyedarkan, juga memujuk golongan yang kedua ini...Hmm…jom kita selami kerunsingan2 ini, juga penyelesaiannya…

Hadis Rasulullah yg berbunyi,


Wahai Ali, ada Tiga perkara jangan ditunda-tunda; apabila Solat telah tiba waktunya,Jenazah apabila telah siap penguburannya, dan Perempuan apabila telah datang lelaki yang sepadan meminangnya." – (HR Ahmad)


"Apabila datang kepadamu seorang lelaki datang untuk meminang yang engkau redha terhadap agama dan akhlaqnya maka nikahkanlah dia. Bila tidak engkau lakukan maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul kerosakan yang merata di muka bumi." – (HR Tarmidzi dan Ahmad)


Mungkin ini hukum alam, wallahua’lam, tapi jika kita mempersulitkan  apa yang dimudahkan ALLAH,  akhirnya kita akan  benar-benar mendapati keadaan yang sulit dan nyaris tak menemukan jalan keluarnya...kita menunda-nunda pernikahan tanpa ada alasan Syar'ie dan akhirnya kita  benar-benar takut melangkah di saat hati sudah sangat menginginkannya...


Kadang-kadang kita takut utk walimah..takut tersalah pilih pasangan..benar, perlu pada istikharah..tapi terkadang dengan istikharah pun masih ada yang ragu..takut benar kalau dapat pasangan yang tak ‘ok’...jadi, mari kita selami ayat ini...

                       

ALLAH berfirman yang maksudnya,


. “Wanita-wanita yang keji adalah untuk lelaki yang keji, dan lelaki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula),dan wanita-wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik dan lelaki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)


Kadang-kadang kita takut utk walimah bila memikirkan apa yang akan terjadi dimasa hadapan...takut nanti tiada tawaran pekerjaan, macam mana nak sara keluarga..yang dah ada pekerjaan pula masih ragu-ragu kalau2 kelak dibuang kerja..pendek kata, masalah ekonomi...dan banyak pula yang bermain difikiran tatkala memikirkan hal walimah ni..jadi, mari kita selami pula ayat ini,


ALLAH berfirman yang maksudnya,


“Dan kahwinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkahwin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (An Nuur: 32)


DAN,


“Ada tiga golongan manusia yang berhak Allah tolong mereka, iaitu seorang mujahid fi sabilillah, seorang hamba yang menebus dirinya supaya merdeka dan seorang yang menikah kerana ingin memelihara kehormatannya”. (HR. Ahmad, Nasaie, Tirmidzi, Ibnu Majah dan Hakim )


Jangan khuatir, pertolongan ALLAH itu pasti datang..yakinlah dengan janji-NYA kerana hanya DIA saja yang sentiasa benar dan menunaikan janji-NYA...


JADI,


Perbanyakkanlah berdoa..sesuai dengan firman-NYA yang bermaksud,


‘Berdoalah kepada-Ku, nescaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’ “. (Al Mu’min : 60)


DAN INGATLAH,


Andai kesulitan itu hadir tika berusaha mencari jodoh atau setelah bernikah, maka,


“Mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan solat“. (Al Baqarah : 153)


DAN ANDAI,


Penantian kita ibarat tiada kesudahan, bahkan makin sulit, maka ingatlah


“Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (Alam Nasyrah : 5 – 6)


DAN JIKA


Anda tergolong dalam golongan mereka yang sedang dalam penantian utk di ijabkabulkan, maka


:: Jangan dilupakan tujuan kita ini diciptakan, yakni untuk mengabdikan diri pada ALLAH, jadi perbanyakkan amal ibadah…


:: Jangan dilupakan juga konsep berdoa dan tawakkal, disamping itu persiapkan diri… bekali diri dengan ilmu, terutamanya ilmu agama…


Ada madah yang berbunyi,


“Menantimu ibarat menenun songket kasih… pedih bersengkang mata, sepuluh jari terluka, namun hasilnya menjadi penawar manis….”


Semoga perkongsian kali ini sedikit sebanyak membantu dan menenangkan hati-hati yang gusar, bimbang, atau ragu…yakinlah dengan janji-NYA kerana janji DIA itu benar dan DIA tidak pernah memungkirinya…



Ilal mardhotillah...destinasi cinta terakhir dan teragung~
note: masih mendidik diri ini juga insyaALLAH... 


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Thursday, August 25, 2011

"Let's have a Cup of Coffee..."- Abdillah

Just say ALHAMDULILLAH or Thank You ALLAH...
Only then, you'll feel enough, insyaALLAH...

In life, we want everything to be perfect… a perfect family, a perfect wife, a perfect jobs, a perfect education so on and so forth… and I’m pretty sure in this situation, you’ll be kinda stress when you fail to make one thing to be perfect, as you wished it to be one…hmm…we tend to be sad when what we want, we can’t have it… what we wanna do, we fail to do it…

Another  thing  is, we LOVES  to eyeing other’s life and compare it to our life… we saw our neighbor buy a new expensive car, a new set of sofa, a new television  set and we become like, “arghh, I want to have it too!”…unfortunately, we can’t have it due to the fact that we can’t afford it, and that will certainly make us frustrated…this frustration  will make us always be in stress and it can also leads to few problems in future…nauzubillah…

As we look back and make self-reflection, we will find that we don’t really appreciate what we have in hand…and when we lose it, then, we’ll feel horrible… and the saddest thing is, it’s already too late for us to be regretful because that things has already gone and we have nothing now…so, do appreciate what you have in your hand! and be grateful for that!

It is about being grateful actually …being grateful of who and what we are… and also what we have and what we don’t have…because ALLAH says in Quran that,

“…And few of My servants are grateful.” (Saba’ : 13)

ALLAH had says so…“Qolilamma tasykurun….” …so, are we one of the ungrateful servants of ALLAH? once again, take a few minutes to make self-reflection!

I’d love to ask questions rather than mumbling… I wanna ask you something…  ALLAH has given us almost everything, isn’t it?  HE gives us life and soul…HE gives us ‘aqal so that we can differentiate what is good, what is bad and what is right, what is wrong...HE gives us O2, water, foods, shelters and many other things that we can’t imagine how much it is….and the most important is, HE gives us for FREE!  HE ask nothing as a return, except to worship HIM and take a good care of all things that HE gave…my question is, how much do we thank HIM for that? and do we really take a good care of all HIS gift? The responsible that HE give us, do we really work on it?

Enough for today I think… hope you’ll enjoy the vid and really hope it can motivate you, a lot! ;) insyaALLAH…

Note:  sorry for the broken English… it seems like I have to practice more…

(oh ALLAH, do ease every single thing that I do… )

Note: I’ve tried to upload this video to my Facebook … but it seems like it won’t work out… I’ve been uploaded it 3 times and not 1 of them succeed… so I decided to share it 
here…sorry for the inconvenient…



                                                  enjoy the vid!
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Saturday, August 20, 2011

"Grab this opportunity! Don't miss it...!" - Abdillah





“Carilah malam lailatul qadar pada sepuluh hari yang terakhir. Namun jika salah seorang dari kamu tidak mampu, maka jangan sampai terlepas pada hari ketujuh yang terakhir.” (Hadith Riwayat Muslim)

Aisyah r.a mengatakan : " Rasulullah SallAllahu 'alaihi wa sallam beri'ktikf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan dan beliau bersabda, yang ertinya: "Carilah malam Lailatul Qadar di (malam ganjil) pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan" " (Hadith Riwayat Bukhari 4/225 dan Muslim 1169)


InsyaALLAH, mari kita perhebatkan langkah kita...

“ Memang sangat menakjubkan keadaan orang Mukmin kerana segala urusannya mendatangkan kebaikan baginya dan ini tidak akan berlaku kecuali bagi orang yang beriman. Apabila memperolehi kesenangan dia bersyukur, maka yang demikian itu kebaikan baginya. Apabila ia ditimpa kesusahan dia bersabar, maka yang demikian itu juga kebaikan baginya.”
(Muslim)

..........................................................................



Diantara ibadah-ibadah yang boleh dilakukan ialah qiamulail, puasa fardhu, berbuka, solat Tarawih, tilawah al-Quran, berdoa, zikir, istighfar, memuhasabah diri, merancang untuk amalan diri dan sebagainya.Beberapa tips dalam merebut pahala dan kelebihan malam Lailatul Qadar :

1. Bersedia untuk merebutnya dari sekarang terutama disegi keyakinan, kesungguhan merebut peluang tahunan ini dan merancang kalender harian agar mengosongkan 10 malam-malam terakhir tersebut untuk tujuan itu semata-mata; tidak untuk kesibukan lain.

2. Memahami bahawa dimana jawatan, kedudukan dan kesibukan kita di dunia ini, tujuan utama manusia dijadikan ialah untuk beribadah kepada Allah S.W.T dengan penuh keikhlasan, bersedia untuk hari (Akhirat) yang tiada gunanya lagi harta dan anak-anak, melainkan orang yang bertemu Allah dengan hati yang sejahtera.

3. Putuskan dari sekarang masjid mana yang akan kita gunakan untuk iktikaf, siang dan malam, samada sebahagian atau 24 jam sehari. Pastikan AJK masjid tersebut memahami ibadah iktikaf dan qiyamullail 10 malam terakhir agar tidak berlaku masalah pengurusan dengan mereka yang tidak memahaminya.

4. Dapatkan teman agar sama-sama dapat melakukan ibadah tersebut secara berjemaah.

5. Jika anda bekerja di bawah majikan, kenalpasti hari-hari yang akan dimohon cuti agar dapat lebih hari untuk beriktikaf di masjid. Jika anda tidak dapat mengambil cuti kerja, anda boleh cuba berktikaf di masjid sepenuhnya dalam cuti hujung minggu pada hari Sabtu dan Ahad.

6. Jika anda seorang pelajar, cuba habiskan kerja-kerja rumah atau assignments dari sekarang agar tidak tertimbun pada 10 malam terakhir Ramadan. Beli tiket balik kampung lebih awal agar tidak disibukkan mencari tiket nanti.

7. Bersedia untuk Aidil Fitri lebih awal agar kita tidak disibukkan nanti dengan membeli belah, memasang langsir, membuat kuih-muih, menyiap atau menjahit pakaian Raya dan sebagainya seperti yang sering berlaku pada ramai orang yang kurang memahami dan menghayati kelebihan 10 malam terakhir Ramadan.

8. Memahami bahawa asas perubahan ke arah kebaikan pada seseorang bahkan pada sesebuah umat ialah pembaikan jiwa yang ada di dalam diri masing-masing. Madrasah 10 Malam Terakhir Ramadan yang bakal dilalui boleh turut membantu mencapai ke arah perubahan tersebut. Semoga Allah mengurniakan ketaqwaan kepada kita setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan ini. Kita keluar darinya nanti dengan beroleh rahmah, keampunan dan selamat dari api neraka. Amin.


Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Friday, August 19, 2011

" Dunia ku rasakan gelap..."- Abdillah



Kala senja itu tiba…
Kutermenung sendirian…
Terasa diriku ini jauh dari rahmat Tuhan…
Dosa yang aku lakukan…
Menerjah ruang fikiran…
Masihkah ada untukku keampunan…

Gelap rasa dunia ini…
Tanpa cahaya Ilahi…
Baru kini kusedari…
Jalan yang aku lalui…
Memusnah pedoman hidup…
Melempar hatiku ini ke lembah kehinaan…

Dalam kegelapan itu…
Terbit cahaya dari-Mu…
Memandu hamba-Mu menuju iman…
Menginsafi diri dengan ketaqwaan dan kesabaran…

Kau terangi jalanku menuju syurga-Mu…
Dan Kau tunjuki dengan hidayah-Mu…
Hanyalah pada-Mu kuhadapkan diri…
Mohon keampunan…

Wahai Yang Maha Pengasih…
Bantulah hamba-Mu ini…
Yang kian terumbang-ambing…
Di dalam arus duniawi…
Kuberdoa kepada-Mu…
Memohon limpah rahmat-Mu…
Mentari hidupku kan bersinar kembali…
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Thursday, August 18, 2011

" Tentang jodoh..."- Abdillah



Firman ALLAH yang bermaksud.“ Perempuan yang keji adalah utk lelaki yang keji, dan lelaki yang keji adalah utk perempuan yang keji, sedangkan perempuan yang baik utk lelaki yang baik, dan lelaki yang baik adalah utk perempuan yang baik.” (An-Nur : 26 )


Yakinlah dengan janji DIA… ‘dia’ yang kalian tunggu itu ada, telah ditetapkan oleh DIA…dan ketahuilah, peribadi ‘dia’ itu adalah seperti mana peribadi kalian..semoga dipermudahkan ALLAH segala urusan kita, insyaALLAH…


note: bila dah tak tahu isu apa nak dibangkitkan utk entry terbaru..smoga bermanfaat...=)
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Saturday, August 13, 2011

" Engkau...Kesabaran hanya di sini..."-Insan


Ehsan dari seorang sahabat..membawa diri kembali kepada hakikat kehambaan…fitrah kehambaan…juga hakikat bahawa setiap ujian yg diberikan-Nya tidak lain, supaya hamba-Nya itu bisa merintih dan mencari-Nya dikala dia keseorangan..tatakala dirinya kesedihan..tatkala kesusahan...tatkala diri terasa tiada daya lagi utk meneruskan langkah...mengharap hanya pada-Nya..mengejar cinta hanya demi DIA...benarlah seperti firman-Nya…


“Apakah manusia mengira bahawa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “kami telah beriman”, dan mereka tidak diuji?”  (al-Ankabut :2)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”
(al-Baqarah : 286)

Rasulullah saw bersabda yang maksudnya:

"Orang yang sangat banyak mendapat ujian itu adalah para nabi,kemudian baru orang yang yang lebih dekat darjatnya kepada mereka.Orang diuji menurut tingkat ketaatannya kepada agamanya.Jika sangat kuat dalam beragama maka sangat kuat pula ujian yang menimpanya,bila lemah dalam agamanya,maka diuji pula oleh Allah sesuai dengan tingkatan ketaatannya kepada agamanya.Demikianlah ujian itu sentiasa ditimpakan kepada seorang hamba sampai ia dibiarkan berjalan di atas muka bumi dalam keadaan tidak berdosa."
(Hadis riwayat at-Tarmizi)
……………………………………………………………………………………………………………………………………

Kemari engkau hampir denganku. Biarku rangkul pergelanganmu, menepuk bahumu, agar kau tabah dan teguh. Ambillah yang sedikit ini, nanti engkau mendapat yang banyak. Ini nukilku untukmu...Sudi-sudikanlah.

Kelirulah sedikit untuk hidupmu yang sebentar, tidak mengapa. Apa salahnya, engkau dibawa meninjau alam yang luas, lalu kau dapati kerdilnya dirimu. Engkau kan seorang yang menawan benakku. Cetek tahumu itu, pastilah menghelakan nafas-nafasmu yang gusar.        

Sementara engkau terus mencari siapa dan apalah dirimu sekadarnya, engkau dikurniakan pandangan belas ihsan-NYA. Itulah jaminan,bahawa engkau adalah watak seorang pemenang di pentas perlawanan ini.   

Engkau, gundahmu yang kiranya membahang itu, hanyalah sejuzu’ dari onak maya yang penuh fantasi. Engkau pun tahu, “Hidup ini mimpi, nanti di barzakh engkau pun berjaga.’’ Semuanya akan menjadi sejarah. Sekiranya engkau terpilih, engkau akan merasai betapa calarmu ringan cuma, bahkan tiada berbekas apa.       

Nun di barzakh sana, ada segolongan manusia yang sepertimu. Dari esak haru kehambaan, semahunya mereka dihidupkan semula, agar dapat berhempas lagi jerih-perih kehidupan lalu.  

Engkau,kesabaran hanya di sini. Sesudahnya, tiada lagi pahit. Yang ada, hanyalah kesyukuran pada Yang Maha. Begitulah engkau diabadikan selamanya. Pejamkan matamu sebentar. Kemudian, tajamkan pula basirahmu. Dengannya, engkau pandanglah dirimu yang paling dasar. Binasakah engkau dengan secalit itu..?   

Engkau,perasaan hanyalah makna-makna yang majazi. Wujudnya bukanlah hakiki. Ia seperti fatamorgana di hujung pandangan. Berpijaklah di bumi. Lihat yang nyata,dan engkau akan dikurniakan “akur yang bukan kalah, pasrah yang tidak tewas.'' Pasti senyumanmu akan menguntum manis. Berbisiklah dengan kebenaran. Katakan engkau merindui-NYA. Nyanyikan lagu-lagu berirama dirimu. Indahkan kata-katamu bersama alunan “serah”. Tangismu pasti bersahut. Akan dibalas-NYA dengan sebaik-baik harapan orang yang berharap.

Yakinlah. Engkau menderita, luka, pahit, letih dan katakan apa saja yang engkau mahu. Semua itu akan lenyap, hanya kerana sedetik sakinah yang kau peroleh dalam munajah rayuanmu. Mungkin, itulah antara maksud-NYA. Dia menarikmu menjadi pengadu yang setia di hadrah-NYA yang kudus. Azimnya dahagamu. Bejana permata yakut pun tidak sedarjah hausmu walau setitis dari isinya. Hanya dengan secebis perasaan dari fasa hayahmu yang ini, Dia menghadiahkan engkau kefakiran. Itulah pangkat kehambaan yang akan membawamu ke puncak naluri fitrahmu. 
        
Walau apa pun, percayalah, dihatimu itu masih lagi tersimpan sejuta rahsia dari gudang-gudang perasaan yang belum engkau lalui. Engkau janganlah bimbang, kerana engkau tidak keseorangan. Di sini, aku persembahkan seluas bentangan bumi dari perkongsian dan kasih-sayangku, sebagai sokongan dan dorongan buatmu. Harap, engkau tenang dan tetap menongkah.Justeru ,akulah yang membelamu di sana nanti…
...................................................................................................................................
Ketahuilah…apabila manusia merasai dirinya adalah hamba ALLAH,  dia akan merasai perasaan memiliki dan dimiliki…apa yang dimiliki? AMANAH...siapa pula yang memiliki dirinya? Sudah tentu, ALLAH...maka dengan perasaan ini, akan timbul sifat IHSAN..apakah itu sifat IHSAN?

“IHSAN ialah kamu beribadah kepada ALLAH seolah-olah kamu melihat-Nya dan jika tidak dapat melihat-Nya yakinlah bahawa Dia melihatmu.”
(Riwayat al-Bukhari)

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed

Monday, August 8, 2011

"Dengarlah rintihanku duhai Kasih..."- Abdillah



Entah mengapa...
saat aku dikelilingi manusia, aku terasa keseorangan...
dan aku saat aku bersendirian pula, aku terasa kesunyian...
saat manusia disekelilingku bergelak ketawa, aku terasa ingin menangis...
saat manusia disekelilingku menikmati makanan yang enak, seleraku seolah mati...
saat manusia disekelilingku kulihat hidup dalam dunia ciptaan mereka, aku terasa ingin meraung...
apakah semua ini...?
aku kebingungan...


Entah mengapa...
saat aku memandu, aku terfikirkan "mungkin aku akan ditimpa kemalangan lantas nyawaku melayang"...
saatku berada didalam kenderaan yang memecut laju, aku terfikirkan "andai kata kenderaan ini terbabas"...
hanya kematian didepan yang kufikirkan...
ah...apa yang berlaku padaku...? 


keseorangan dalam ramai...kesunyian tatkala bersendirian...tangisan disebalik keceriaan ramai...kematian disebalik kehidupan...


aku terduduk...
keliru...
sungguh, aku keliru...
apa yang sedang berlaku...?
sakitkah aku…?
tapi penyakit apakah ini…?
apa ini penyakit hati…?
penyakit yang sesiapa saja bisa terkena jika hidup mereka berjauhan dengan Sang Khaliq….?
atau apa ini penyakit yang sering dihidapi tatkala dunia yang sering dikejari?
atau ini adalah penyakit yang sesiapa saja bisa hidapi tatkala mereka berjauhan dengan kekasihnya…?
ah..aku benar-benar  keliru…
aku takut…


Duhai Kau yang ku cinta…
Andai ini kerana cintaku pada-Mu…
Kau pimpinilah hati ini…
agar cinta ini bisa bertahan sampai ajal menjemputku…
Kau pimpinilah hati ini…
agar tika ia sedang melangkah dijalan-MU…
ia tidak berbolak-balik…
Kau pimpinilah hati ini…
agar tiada lagi kekosongan yang mengisinya…


Duhai Kau yang ku cinta…
jangan Kau abaikan diri ini walau sesaat…
kerana Kau tahu aku biasa mati kerana itu…

Duhai Kau yang ku cinta…
maafkan aku andai aku terlupa akan Engkau walau sesaat…
ku harap Kau tahu bahawa bukan itu niatku…
bukan itu yang aku mahukan…
tapi apakan daya…
aku hanya insan yang Kau cipta…
yang sering benar tenggelam tatkala arus deras datang menerjah…
yang sering gagal untuk berpaut pada tali yang telah Engkau hulurkan…


Duhai Kau yang ku cinta…
sering airmataku mengalir tatkala mengingati-Mu…
segalanya berputar dengan pantas…
dosaku…
silapku…
kelemahanku…
dan betapa hinanya aku sebagai hamba-Mu…
telah diberi segala panduan…
tapi masih…
aku kehilangan….


Duhai Kau yang ku cinta…
tahukah Engkau setiap kali aku duduk memikirkan diri ini…
aku rasa aku perlu membuat perubahan…
bukan perlu, malah WAJIB…
tapi Engkau yang ku cinta….
entahkan mengapa…
terkadang aku marah pada diri sendiri…
seolah aku tidak punya kekuatan untuk mujahadah…
selangkah aku bermujahadah, bertalu rintangan menerpaku…
dan aku pula terus merasa lemah…
ah…saat ini airmataku tumpas lagi…
entah yang keberapa kalinya…
pada siapa lagi dapat ku adukan kesedihan hatiku ini…


Duhai Kau yang ku cinta…
aku tahu betapa aku tidak layak untuk meminta…
tapi Engkau yang ku cinta…
hanya Engkau mampu membantuku…
walau beribu manusia datang menghulurkan bantuan…
aku pasti mereka tidak akan dapat membantuku…
hanya dengan izin-Mu duhai Kau yang ku cinta…
bisa membuat hati ini kembali tenang…
bisa membuatkan diri ini terus kuat untuk bermujahadah…


Duhai Kau yang ku cinta…
ku pohon kekuatan dari-Mu…
pinjamkan aku sedikit kekuatan-Mu…
ku pohon Kau tetapkanlah hatiku ini…
agar ia tetap dan kejap hanya pada-Mu…
ku pohon kau bimbingilah diri ni…
agar ia kekal berada dijalan-Mu…
agar ia kekal memegang tali-Mu walau apa jua badai yang melanda…


Duhai Kau yang ku cinta…
sering aku mengintai maghfirah-Mu dibalik rimbunan…
“ah..apa aku layak..?”
itulah yang bermain-main didalam fikiranku…
walau aku tahu Engkau itu Maha Pengampun…
tapi aku bimbang…
 aku bimbang andai maghfirah yang ku pohon dari-Mu itu tidak hadir dari hatiku…
aku bimbang maghfirah yg kupohon itu hanya pada bibirku…
duhai Kau yang ku cinta…
peliharalah aku kerana Engkaulah sebaik-baik Pemelihara…


Duhai Kau yang ku cinta…
andai saja Kau bisa merasa getaran hatiku ini...
Kau akan tahu betapa aku sangat merindui-Mu...
disegenap ruang hatiku hanya ada Engkau...
andai saja Kau bisa menadah airmataku...
Kau akan tahu betapa aku takut akan kehilangan-Mu...
setiap desah nafasku, hanya kepada Engkau aku abdikan...
andai saja Kau jauh dari diriku...
Kau akan lihat betapa kosongnya hidupku...
walau jasadku kelihatan, ia pasti sangat tidak bermaya...
jiwaku pula, pasti akan sentiasa merintih kesedihan...
andai saja Kau hilang dariku...
tiada ertinya lagi hidupku ini...
sia-sia segalanya bagiku...
dan pasti disana kelak aku akan merana...


Duhai Kau yang ku cinta...
tanpa Engkau aku mati...
berjuta nyawa sekalipun yang cuba digadaikan agar aku bisa hidup kembali...
ia masih tidak mampu untuk menghidupkan jiwaku ini...


Duhai Kau yang ku cinta…
cukup bagiku cinta-Mu...
tiada lain yang aku perlukan dalam hidup ini…
cinta-Mu, itulah pelindung yang akan memeliharaku...
cinta-Mu, itulah ketenangan yang seringkali mententeramkan aku...
cinta-Mu, itulah kebahagiaan yang  sentiasa menyinariku...


Duhai Kau yang  ku cinta…
andai saja aku mampu berjanji pada-Mu…
tapi aku bimbang…
aku bimbang andai janji ini tidak mampu untuk aku kotakan…
kerana aku tahu…
sebelum aku wujud di dunia ini saja aku sudah pun berjanji untuk setia pada-Mu…
tapi lihatlah apa yang aku telah lakukan…
aku gagal menepati janji itu…
duhai Kau yang ku cinta…
apa masih ada keampunan buatku untuk itu…?


Duhai Kau yang ku cinta…
berjanji sesuatu yang kurasakan tidak mampu untuk ku kotakan…
hanya akan membuatkan aku lebih jauh dari-Mu…
apa yang aku mampu…
sedaya aku…
akan ku terus berjihad demi cinta ini…


Duhai Kau yang ku cinta…
maafkan aku andai cinta yang ku semai ini rapuh menanti dan tewas pada dugaan…
maafkan aku jika aku tidak berdaya untuk berdiri teguh…
kerana bukan itu niatku…
andai saja Kau tahu…
meski aku rapuh dalam setiap derap langkahku..
namun cintaku tidak akan pernah pudar…
apatah lagi hilang…



Pintaku…
Kau peliharalah nadiku agar sentiasa mengingati-Mu…
Kau peliharalah  hatiku agar ia sentiasa beriman pada-Mu…
Kau peliharalah langkahku agar ia kekal dijalan-Mu…
Kau peliharalah diriku agar aku dapat  terus mengabdikan diri pada-Mu…
dan, jika kematian itu Kau rasakan baik buatku…
Kau matikanlah aku dalam iman…
Kurniakanlah aku kesudahan yang baik…
Hanya itu pintaku duhai Kau yang ku cinta…

Tanpa-Mu duhai Kasih, aku mati….


:: aqhamba ::

Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Digg
Facebook
Yahoo
Feed